Ayo bergabung bersama Kami, Komunitas Sehat Synergy!

Misi kami sangat sederhana, yaitu membantu Anda mendapatkan kesehatan berkualitas sekaligus memberikan kesempatan kepada Anda untuk membantu banyak orang menjadi lebih sehat. Sebuah misi mulia yang akan membuat dampak besar kepada hidup Anda dan lingkungan orang-orang yang Anda cintai. Saatnya Anda buat hidup Anda lebih bermakna dan bermanfaat buat hidup banyak orang.


Artikel Kesehatan

Keseringan Menahan BAB, Ini Dampaknya

Begitu merasa ingin buang air besar (BAB), ada baiknya tidak ditunda-tunda terlalu lama. Selagi tidak ada kesulitan untuk menemukan toilet, segera saja dieksekusi karena BAB yang ditahan-tahan bisa mengganggu kesehatan.

"Ya bisa kalau terlalu sering. Bisa membuat sakit perut dan konstipasi," kata dr Meta Hanindita, praktisi kesehatan dari RSUD Dr Soetomo kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (1/10/2014).

Terlalu sering menunda BAB bisa menyebabkan konsistensi tinja mengeras. Tinja yang mengeras membuat pengeluarannya tidak lancar, bahkan bisa menyumbat usus. Ada pula yang mengatakan, racun-racun dalam tinja akan terserap kembali ke dalam tubuh.

Beberapa orang sudah memiliki siklus yang teratur untuk BAB. Ada yang selalu BAB begitu bangun tidur, ada juga yang melakukannya secara rutin sebelum tidur. Kalau BAB bisa lancar dan bisa tuntas, seharusnya tidak perlu dilakukan terlalu sering.

"BAB dalam sehari maksimal tiga kali," kata dr Ayu Yuni Andini dari Klinik Cempaka Putih.

Terlalu sering maupun terlalu jarang BAB sama-sama harus diwaspadai. BAB yang terlalu sering bisa menandakan diare, baik disebabkan oleh infeksi atau sebab lain misalnya makan kepedasan. Sebaliknya, jarang BAB hingga berhari-hari juga bukan pertanda baik. Bisa jadi cuma konstipasi, bisa pula gejala kanker usus.

DAPATKAN ARTIKEL KESEHATAN DAN DETOX GRATIS!